Indonesia   |    English   

Investment Program (ICWRMIP)

Untuk memulihkan dan membangun sungai Citarum secara terpadu, Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Asian Development Bank (ADB) serta para pemangku kepentingan (akademisi, LSM, kalangan usaha dan masyarakat) mempersiapkan program pemulihan yang dinamakan Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program (ICWRMIP) atau Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu di Wilayah Sungai Citarum.  Tujuannya adalah untuk bersama-sama secara partisipatif  mengelola dan menangani permasalahan di Wilayah Sungai Citarum, dengan visi:
 
“Pemerintah dan masyarakat bekerja bersama demi terciptanya sungai yang bersih, sehat dan produktif,
serta membawa manfaat berkesinambungan bagi seluruh masyarakat di wilayah Sungai Citarum”

Program Investasi adalah program jangka panjang 15 tahun 2009-2023, dengan Proyek 1 dilaksanakan lebih dari lima tahun mulai dari tahun anggaran 2009.
Perkiraan biaya keseluruhan untuk Program Investasi, untuk program ini adalah kurang lebih Rp 9.1 Triliun.

Program investasi yang diusulkan memiliki cakupan yang sangat luas, dan diharapkan akan menghasilkan manfaat yang beragam bagi masyarakat di wilayah sungai tersebut, yaitu dengan:
 
(i) diperbaikinya kondisi daerah tangkapan air di hulu wilayah sungai;
 
(ii) upaya perbaikan kuantitas dan kualitas air di alur-alur sungai dan di waduk-waduk sehingga dapat memenuhi syarat;

(iii) terjaganya ketersediaan air minum dan diperbaikinya sanitasi menuju pusat-pusat perkotaan (termasuk
kawasan urban Jakarta yang menerima sekitar 80% air baku dari wilayah Sungai Citarum melalui Saluran Tarum Barat) dan masyarakat di pedesaan;

(iv) berkurangnya kerusakan dan kerugian
akibat banjir dan kerusakan lain akibat daya rusak air;

(v) diperbaikinya hasil-hasil pertanian dengan penyaluran air irigasi yang lebih efektif dan pengelolaan irigasi yang lebih efisien; dan
 
(vi) pemanfaatan dan alokasi sumber daya air yang ketersediaannya terbatas secara lebih ekonomis
dan merata.

Dampak yang diharapkan dari program investasi  (Investment Program) ini adalah, bahwa  pada tahun 2023 kesejahteraan, kesehatan dan tingkat kehidupan masyarakat di Wilayah Sungai Citarum dapat diperbaiki secara berarti.

 

 

 

Lembar Fakta Proyek
Pengkinian terakhir : Juni 2010

Nomor/ Nama:   
Pinjaman 2500/2501-INO: Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program -
Project 1 (Program Investasi Pengelolaan Sumber Daya Air Citarum Secara Terpadu – Proyek 1)
   
Total Pinjaman:   
ADF :  US $ 30 juta
OCR : US $ 20 juta

Sumber Dana:   
ADF dan OCR
   
Pendanaan Bersama:   
Hibah dari Global Environment Facility (dikelola oleh ADB) US $ 3,8 juta
Pemerintah Belanda (bantuan teknis) US  $ 5 juta
Multidonor Trust Fund di bawah Fasilitas  Kemitraan Pembiayaan Air (bantuan teknis) US $ 2 juta
   
Sektor:   
Pertanian dan Sumber Daya Alam
   
Badan Pelaksana:   
Direktorat Jenderal Pengembangan Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum

Tanggal Disetujui Tanggal Ditandatangani Tanggal berlaku efektif Tanggal berakhir
Awal Revisi
22 Desember 2008 22 April 2009 3 Juni 2009 30 Juni 2014 -

Deskripsi
Program ini akan mendanai serangkaian kegiatan di sektor air yang berkaitan dengan pengelolaan air dan tanah yang diperlukan untuk memulai pengelolaan sumber daya air secara terpadu di Daerah Aliran Sungai Citarum. Kegiatan-kegiatan ini diseleksi berdasarkan “peta” atau rencana investasi strategis untuk pengelolaan sumber daya air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum secara terpadu. Rencana ini menetapkan serangkaian kegiatan yang disepakati akan dilaksanakan di masa datang sampai tahun 2023 yang diperlukan untuk mencapai sasaran-sasaran utama pengelolaan sumber daya air secara terpadu. Perkiraan awal biaya keseluruhan untuk melaksanakan kegiatan di dalam rencana investasi strategis ini adalah sekitar USD 3,5 milyar.

Latar-belakang/Alasan
Pemerintah menganggap Daerah Aliran Sungai Citarum sebagai daerah aliran sungai yang paling strategis di negara ini karena sungai ini memasok 80% air baku ke Ibukota Jakarta. Sungai Citarum memenuhi kebutuhan air bagi lebih dari 28 juta jiwa penduduk dan 20% hasil industri negara ini.  Sumber air di wilayah aliran sungai Citarum telah mengalami tekanan yang meningkat dalam kurun waktu 20 tahun terakhir yang disebabkan oleh urbanisasi dan pertumbuhan industri, yang mengakibatkan polusi air yang parah, permasalahan air yang akut dan penurunan muka air tanah di beberapa tempat.
 
Komponen-komponen:
Komponen-komponen proyek yang dimasukkan ke dalam program investasi ini dipilih berdasarkan rencana investasi strategis jangka panjang dan prioritas yang ditentukan oleh para pemangku kepentingan yang ada di DAS Citarum melalui proses perencanaan partisipatif. Kriteria seleksi mencakup: tingkat kepentingan dan urgensi dari kegiatan yang akan dilakukan; potensi kontribusinya terhadap pengelolaan sumber daya air secara terpadu, ,apakah kegiatan tersebut kemungkinan dapat  dibiayai oleh donor-donor lain atau oleh pemerintah sendiri; sedapat mungkin meminimalisir jumlah badan-badan pelaksana dan sektor-sektor dimana ADB dapat memberikan nilai tambah atau selama ini bermitra dengan Pemerintah.

Komponen proyek yang direncanakan (output) dikelompokkan menurut bidang-bidang utama pengelolaan sumber daya air secara terpadu sbb:  (i) kelembagaan dan perencanaan untuk pengelolaan sumber daya air secara terpadu; (ii) pengelolaan dan pengembangan sumber daya air; (iii) pemanfaatan air secara bersama; (iv) perlindungan lingkungan; (v) pengelolaan bencana; (vi) pemberdayaan masyarakat; (vii) dukungan untuk data, informasi, dan pengambilan keputusan; dan (viii) pengelolaan program.

Manfaat/Penerima Manfaat   
Para penerima manfaat dari program investasi ini adalah para penduduk di wilayah DAS Sungai Citarum serta penduduk Jabodatabek, pengguna air di sektor pertanian dan industri yang mendapat pasokan air melalui Saluran Tarum Barat. Secara khusus program investasi ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai unsur pemangku kepentingan di DAS Citarum, dan membantu masyarakat untuk merencanakan dan menjalankan upaya-upaya mereka sendiri dalam pengelolaan air dan tanah.

Lokasi Geografis   
Daerah Aliran Sungai Citarum, Jawa Barat, Indonesia

Dampak yang Diharapkan   
Dampak yang diharapkan dari proyek ini adalah pengelolaan sumber daya air secara lebih baik dan terpadu.

Hasil yang Diharapkan   
Hasil yang diharapkan adalah terwujudnya pengelolaan sumber daya air secara lebih baik dan terpadu, dimana pemerintah dan masyarakat bekerjasama dalam kemitraan untuk mencapai visi bersama.
   
Status dan Tantangan Pelaksanaan   
• Pinjaman dinyatakan berlaku efektif sejak 3 Juni 2009.
• Program pengadaan sedang berjalan.
• Unit Pelaksana Proyek (PIU) sedang mempersiapkan pelaksanaan
   proyek tahun pertama di tahun 2010.
• Konsultan proyek telah selesai direkrut.

 

Download :
Lembar Fakta Proyek, PDF 19 KB
Ringkasan Investment Program (IP Summary), PDF 2 MB
Investment Program Summary (IP Summary) (English), PDF 2 MB