Indonesia   |    English   

Alih Fungsi Lahan Akibatkan Pencemaran DAS Citarum

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/01/13/6/122346/Alih-Fungs...

Metrotvnews.com, Jakarta: Alih fungsi lahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum membuat sungai yang mengaliri sepanjang Jawa Barat dari Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Bekasi ini tercemar berat.

Organisasi lingkungan internsional Greenpeace melaporkan, beberapa saluran air yang bermuara ke Sungai Citarum tercemar bahan kimia beracun.
Dalam penelitian yang dilakukan dari Mei hingga Oktober 2012 di hulu hingga hilir Sungai Citarum, Greenpeace menemukan konsentrasi bahan kimia berbahaya di muara kanal dan badan air yang menjadi saluran pembuangan industri di sepanjang Sungai Citarum.

Juru Kampanye Air Bebas Racun Greenpeace Indonesia, Ahmad Ashov Birry, menjelaskan konsentrasi cemaran yang ditemukan di DAS Citarum tersebut antara lain krom heksavalen (Cr6+), logam berat, diethyl phthalate (DEP), BHT, p-clorocresol dan turunan bahan kimia beracun lain dalam konsentrasi tinggi. "Berbagai cemaran zat kimia tersebut ditemukan di saluran air menuju Citarum di Majalaya, Rancaekek, Cisirung, Dayakolot, Margaasih-Leuwigajah, Batujajar, Padalarang, Jatiluhur dan Karawang," ujar Ahmad, Minggu (13/1).

Bahan kimia berbahaya tersebut papar Ahmad, bisa menyebabkan macam-macam gangguan kesehatan, dari penyakit kulit, gangguang fungsi organ dan sistem hormon, sampai kanker. Selain berbahaya kepada manusia, konsentrasi bahan kimia tersebut tentunya berkontribusi amat besar terhadap kerusakan ekosistem di sekitar sungai tersebut. Tak mengeherankan menurut Ahmad, konsentrasi pencemar berbahaya tersebut ditemukan di DAS Ciliwung lantaran kegiatan industri di sepanjang DAS Citarum memang menjamur, "Palung tidak ada 500 pabrik yang berdiri sepanjang DAS Citarum," ucap Ahmad. (*/OL-2)