Pemkab Bandung akan Segera Evaluasi Pengelolaan IPAL
Sabtu, 15/09/2012
http://www.pikiran-rakyat.com/node/203533
SOREANG, (PRLM).- Bupati Bandung Dadang M Naser, berencana untuk mengevaluasi pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limabh (IPAL) bersama di Cisirung Kecamatan Dayeuhkolot.
"Kami akan segera mengevaluasi pengelolaan IPAL itu. Karena selama ini rasanya tidak berjalan dengan baik. Lihat saja hasilnya, pencemaran limbah tetap saja enggak bener, sedangkan iuran dari para pemilik pabrik jalan terus," kata Bupati Bandung, Dadang Naser, Jumat (14/9/12).
Menurut Dadang, kepemilikan IPAL Cisirung itu adalah Pemerintah Kabupaten Bandung, namun saat ini dikelola oleh pihak swasta. Dengan harapan, dapat dikelola secara profesional.
"Itu milik Pemda, dulu dikelola oleh PDAM Tirtaraharja, lalu diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Dari LH ini dikerjasamakan dengan swasta, tapi kelihatannya enggak bener," ujarnya.
Selain dilhat dari sisi pengelolaan, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun dinilai tidak menguntungkan.
"Tapi sebenarnya kalau masalah PAD tidak terlalu jadi kejaran kami. Yang penting adalah pengelolaannya saja yang benar. Kalau sekarangkan iuran terus ditarik, hasilnya enggak bagus," ujarnya.
Sementara itu terkait banyaknya LSM yang mengatasnamakan keruhnya sungai Citarum untuk mendapatkan dana, Dadang menegaskan bahwa mungkin awalnya dari provokasi dirinya.
"Saya memprovokasi, bahwa benar sungai Citarum adalah sungai yang paling kotor di dunia, hal ini dilakukan agar ada bantuan dari pemerintah atau bahkan dunia untuk mengendalikan sampah dari Citarum," ujarnya.
tapi yang disayangkan katanya adalah LSM LSM lingkungan itu jangan hanya bisa berteriak dan memprotes, tapi tak melakukan apa apa.
"Seperti kerusakan Sungai Citarum, jangan dijadikan komoditas untuk menekan para pemilik pabrik dan pemerintah dong. Tapi harus berlandaskan idealisme untuk perbaikan. Selain itu, ayo kita turun sama-sama, jangan cuma teriak-teriak tanpa aksi," katanya.
Memang, kata Dadang, dirinya mengakui, sejak dulu sebagai salah seorang yang gemar meneriakan keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan Sungai Citarum. Namun tentunya, tujuan dari menyuarakan keprihatinan ini dilandasi dengan niat untuk menggugah kesadaran semua pihak.
"Saya sejak masih di DPRD Jabar juga terus memperjuangkan untuk memperbaiki kerusakan Sungai Citarum itu. Bahkan Termasuk soal pemapasan Curug Jompong, saya juga terus ngomong, tapi itu kan tujuannya baik,"ujarnya. (CA-08/A-108)***


