Citarum Roadmap dan Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program (ICWRMIP) merupakan gambaran strategi, rencana dan pelaksanaan yang memetakan posisi saat ini dengan visi, hasil dan tujuan yang ingin kita capai di masa depan untuk pengelolaan terpadu sungai Citarum. Visi bersama untuk Citarum ini juga disebut sebagai CITA-CITARUM.
- Pembuatan Situ, Kurangi Dampak Banjir Citarum
- Kades Cikaobandung Anggap Masalah Tanggul Sudah Selesai
- TPT Jebol, Warga Siap Sabilulungan
- Warga Cieunteung Bersedia Pindah
- Kondisi DAS Citarum Sudah Sangat Buruk
- Cieunteung Bakal Tenggelam
- BBWSC Akhirnya Kirim 60 Beronjong Kawat
- 6 Juta Kubik Air Ditampung di Sungai Citarum Lama
- 120 Industri Cemari Citarum
- 2,8 Juta Kubik Lumpur Dikeruk
| CITARUM KNOWLEDGE CENTER | |||||
![]() | |||||
| |||||
| Mewujudkan Lingkungan Yang Lebih Sehat, Aman dan Selamat
Laporan foto ini berisikan kondisi Sungai Citepus yang saat ini tercemari oleh limbah perkotaan dan industri. Sungai Citepus dengan panjang 10,98 kilometer mengalir melalui Kota Bandung dan bermuara di Kampung Bojong Citepus, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Data Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) menyebutkan, luas total cathment sub-DAS Citepus ini adalah 36,52 kilometer. Salah satu upaya yang dilakukan melalui kerangka Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu di Wilayah Sungai Citarum (ICWRMIP) yang melibatkan peran masyarakat dalam perbaikan lingkungan adalah kegiatan Pengolahan Sampah Menuju Lingkungan Aman, bersih, dan Sehat di sekitar bantaran Sungai Citepus (Orde 3)anak sungai Citarum di wilayah Kecamatan Bojongloa, Kota Bandung. Kegiatan ini digagas oleh Yayasan Kerlip dengan melibatkan SMPN 11 Kota Bandung sebagai salah satu sekolah dampingannya. | |||||
| Mencari Alternatif Hijau Untuk Arjasari
Arjasari Kabupaten Bandung merupakan kawasan hulu Sungai Cirasea, salah satu anak dari Sungai Citarum. Kawasan ini termasuk dalam 46.543 Ha kawasan lahan kritis hulu Citarum. Dominasi pola tanam sayuran dataran tinggi serta tanaman palawija membuat kawasan ini rentan akan bahaya longsor serta erosi yang dapat lambat laun akan menimbulkan sedimentasi sungai. Dalam laporan ini digambarkan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengembalikan Arjasari yang hijau dan lestari melalui pendidikan anak sekolah. Selain memulihkan kondisi DAS Citarum kegiatan ini bertujuan menumbuhkembangkan sejak dini kecintaan, kepedulian dan kemampuan siswa sekolah terhadap lingkungan di sekitarnya. | |||||
| Rehabilitasi Prasarana Pengendali Banjir Sungai Citarum
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum akan memulai pelaksanaan Rehabilitasi Penanggulangan Banjir Sungai Citarum yang menyeluruh dan berkesinambungan dalam tiga tahun, yaitu mulai tahun 2011 hingga 2013, dengan melakukan pengerukan meliputi ruas Sungai Citarum dari hulu hingga hilir. Dokumen ini meliputi peta, lokasi, jadwal pelaksanaan serta contoh tipikal saluran. (Dokumen ini adalah hasil kompresi file) | |||||
| Rencana Penanganan Terpadu Wilayah Sungai Citarum 2010-2025
Rencana penanganan Terpadu WS Citarum dibagi dalam tiga kelompok yang terdiri:
(a)Rencana Program dan Kegiatan Terpadu Prioritas Tahun 2010 – 2015 yang
perlu disepakati dan diprogramkan pendanaannya oleh instansi terkait untuk penanganan banjir dan peningkatan kualitas air. (b) Rencana Penanganan Terpadu Wilayah Sungai Citarum Tahun 2010 – 2015 yang pendanaanya telah diprogramkan melalui ICWRMIP-P1, DOISP, dan (c) Rencana Program dan Kegiatan Terpadu Tahun 2015 – 2025 (lanjutan). | |||||
| Laporan Foto Proses Awal Sebuah Upaya
Laporan foto ini merupakan potret kegiatan sanitasi berbasis masyarakat yang dilakukan di Desa Pasir Tanjung di kabupaten Bekasi. Desa ini merupakan salah satu lokasi kegiatan program yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dalam kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu di Wilayah Sungai Citarum (ICWRMIP). Tujuannya adalah untuk meningkatkan taraf kesehatan dan mengurangi penyakit akibat air di masyarakat sepanjang sungai Citarum,
dengan cara meningkatkan akses kepada air bersih dan sanitasi, dengan partisipasi masyarakat. | |||||
| |||||

Bandung. Sulit membayangkan jika aliran air dengan lebar sekitar dua meter, berwarna hitam, dipenuhi sampah dan “terjepit” oleh permukiman di kanan kirinya, adalah sebuah sungai. Jika tidak percaya, silahkan mampir ke Jalan Padjajaran di pusat Kota Bandung.
Bandung. Hari Kamis (29/12/11), terik matahari di Kecamatan Bale Endah dan Dayeuh Kolot, dimanfaatkan oleh warga yang sejak Senin lalu (26/12/11) terkena banjir, untuk membersihkan rumah. Tak terkecuali masyarakat di kampung Leuwi Bandung, desa Citeureup, kecamatan Dayeuh Kolot.
Menanam sebatang pohon ibarat menanam kehidupan. Universitas Terbuka (UT), sebuah universitas negeri yang berpusat di Jakarta dan memiliki kantor hampir di seluruh propinsi di Indonesia, mencanangkan gerakan Go Green sejak tahun 2010. Dimulai dari gerakan kampus yang berusaha menghemat kertas, listrik dan air, kini melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) melakukan penanaman sekitar 40,000 pohon di Bandung, Purwekerto, Yogyakarta, Surakarta dan Bandung.
Bandung - Ada ungkapan pepatah “tak kenal maka tak sayang”. Pepatah tersebut berlaku pula dalam konteks upaya bersama untuk memulihkan kondisi Sungai Citarum.
Bale Endah - Jika ada sebuah tempat yang menjadi populer ketika musim hujan tiba atau hujan besar terjadi di Kabupaten Bandung dan sekitarnya, maka tempat itu tak lain adalah kampung Cieunteung.
Bandung. Senin (12/12/11) SMPN 11 Bandung diguncang gempa. Suasana hening sekolah dalam sekejap berubah menjadi gaduh. Jeritan siswa-siswa, bunyi sirene dan kentongan sekolah bersahut-sahutan. Di dalam sebuah ruang kelas di tingkat dua, serentak murid-murid duduk berjongkok di sebelah kursi dan meja. Tas sekolah ditaruh di kepala untuk perlindungan sementara.
Bandung. Kementerian Pertanian menyelenggarakan Lokakarya System Rice Intensification (SRI) di Hotel Horison Bandung awal Desember lalu. (I/12/2011).Lokakarya ini merupakan berakhirnya rangkaian kegiatan Tahap 1 ICWRMIP pengembangan padi metode SRI seluas 3,000 hektar di tiga Kabupaten di Jawa Barat selama periode 2009-2011.
Bandung. Penanganan banjir di Sungai Citarum adalah tindakan yang harus dilaksanakan segera. Karenanya, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum akan memulai pelaksanaan Rehabilitasi Penanggulangan Banjir Sungai Citarum yang menyeluruh dan berkesinambungan dalam tiga tahun, yaitu mulai tahun 2011 hingga 2013, dengan melakukan pengerukan meliputi ruas Sungai Citarum dari hulu hingga hilir.
Aliran Sungai Citarum untuk memasok air baku bagi warga Jakarta, melalui Saluran Tarum Barat. Saluran Tarum Barat sendiri panjangnya sekitar 68,3 km, dari Bendung Curug di Karawang hingga Bendung Bekasi di Kota Bekasi. Saluran Tarum Barat alirannya melewati tiga wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
Pak Hasim (56 tahun), warga dan ketua RT 2/RW 12 Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, tak sabar ingin segera pembangunan kamar mandi dan WC-nya dibangun.
Tidak banyak orang yang menyadari bahwa ruas sungai kecil yang mengalir di dekat Rumah Sakit Al Islam Bandung dan Jalan Inspeksi Cidurian di daerah Bandung Timur ini adalah sebuah sungai.
Sebuah modal sosial adalah sebuah modal yang teramat besar. Demikian yang dirasakan oleh Jaenudin Sukma, Kepala Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari. Jika warganya guyub, maka segala macam permasalahan dapat dipecahkan dan kreatifitas dapat tumbuh menghasilkan karya bersama.
Jakarta. Semangat untuk mengelola sumber daya air secara adil, menyeluruh, terpadu dan berwawasan lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat, tampaknya masih melekat kuat di benak para penggiat tata kelola air.
Desa Tanjung Tiga- Subang. Terik matahari siang hari itu (13/9/2011), tidak menyurutkan semangat H. Muksin (78 tahun), warga desa Sukamandi Jaya, untuk asyik menghitung jumlah rumpun padi yang siap panen.
Data dan informasi mengenai Sungai Citarum sudah cukup banyak tersedia, terutama di kalangan perguruan tinggi yang kerap melaksanakan penelitian dan studi mengenai berbagai aspek dari Sungai Citarum.
Bandung. Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, terletak di pinggir Sungai Citarum. Untuk mencapai desa ini, dari arah Kopo, ambil jalan menuju Bandara Lanud Sulaiman. Menuju ke desa ini, kita akan melewati jalan kecil di sepanjang bantaran Sungai Citarum yang panjang kawasannya sekitar 2 kilometer.
Be happy with a clean river, it’s better for everybody.
Lamping awian, dataran kebonan, nu legok aya caian balongan